BLORA – Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Blora menekankan pentingnya peran atasan dalam melakukan pengarahan dan pengendalian (Darah Dal) terhadap anggotanya. Langkah ini dinilai krusial sebagai upaya preventif untuk meminimalisir potensi terjadinya pelanggaran disiplin, etik, maupun pidana yang dilakukan oleh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Plt. Kasi Propam Polres Blora, AKP NUR DWI EDIE, S.H., M.H., dalam kegiatan pembinaan internal yang digelar baru-baru ini di lingkungan Polres Blora. Fokus utama kegiatan ini adalah memperkuat pengawasan melekat (Waskat) dari pimpinan di setiap fungsi.
AKP Nur Dwi Edie menegaskan bahwa atasan adalah garda terdepan dalam menjaga integritas dan profesionalisme bawahan.
"Pengarahan dan pengendalian dari atasan kepada bawahan itu wajib dan mutlak. Ini adalah kunci utama untuk mencegah personel kita menyimpang dari aturan. Setiap atasan bertanggung jawab penuh untuk memastikan anggotanya bekerja sesuai prosedur dan menjauhi pelanggaran," ujar AKP NUR DWI EDIE, S.H., M.H.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengawasan bukan hanya sekadar hukuman, tetapi juga pembinaan dan kontrol berkelanjutan. Dengan adanya Darah Dal yang efektif, anggota diharapkan selalu terpandu, profesional, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Propam Polres Blora berkomitmen akan terus memantau efektivitas pengawasan oleh atasan. Diharapkan, dengan sinergi antara Propam sebagai pengawas dan atasan sebagai pengendali, pelanggaran personel di Polres Blora dapat ditekan hingga angka nol, demi mewujudkan Polri yang Presisi.
